Boaz penyelamat Persipura.

Persipura Jayapura keluar sebagai juara Turnamen HUT Persis Solo usai menahan imbang 3-3 Pelita Jaya, Minggu, 30 Oktober 2011.

Bertanding di Stadion Manahan, Solo kedua tim menyuguhkan penampilan yang menarik. Sama-sama bermain terbuka, Persipura Jayapura dan Pelita Jaya silih berganti melancarkan tekanan sejak pluit babak pertama ditiup wasit. Dalam duel ini, Boaz tampil sebagai penyelamat Mutiara Hitam dengan mencetak hattrick.

Pelita Jaya yang diperkuat sejumlah pemain naturalisasi unggul lebih dulu lewat gol Safee Sali pada menit ke-10. Pemain asal Malaysia itu berhasil menjebol gawang Persipura usai menerima umpan silang dari penyerang Greg Nwokolo.

Pelita berhasil menggandakan keunggulan lewat Greg Nwokolo pada menit ke-32. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persipura, Greg berhasil menggiring bola ke kotak penalti sebelum akhirnya mengecoh penjaga gawang Yoo Jae Hoon.

Ketinggalan dua gol Persipura mencoba meningkatkan tempo permainannya. Pada menit ke-39, pemain Persipura, Yohanis Tjoe berhasil menusuk dari sisi kiri pertahanan Pelita.
Setelah mengecoh bek Pelita, Yohanis lalu menyodorkan bola kepada Boaz Solossa yang berada di kotak penalti. Meski dikawal tiga pemain Pelita, Boaz berhasil melepaskan merobek jala Pelita yang dikawal kiper Sasa Ridivojevic.

Memasuki masa injury time babak I, pertarungan sempat diwarnai aksi tidak terpuji Ortizan Solossa. Mantan pemain Persija Jakarta itu dengan sengaja menginjak punggung Edi Hafiz yang sedang tergeletak di pinggir lapangan.

Edi terjatuh setelah sebelumnya dilanggar oleh Ortizan. Akibat aksi ini, Ortizan hanya diberi kartu kuning.

Di babak kedua, pertarungan berjalan lebih seru setelah Persipura sukses menyamakan kedudukan lewat gol Boaz Solossa pada menit ke-55. Boaz berhasil mengecoh kiper Pelita Sasa yang memilih keluar dari sarangnya.

Pada menit ke-65, Pelita kembali unggul lewat gol Greg Nwokolo. Gol kedua Greg pada laga ini kembali tercipta akibat kesalahan dari pemain belakang Mutiara Hitam.

Pada menit ke-71, Pelita harus bermain dengan 10 pemain setelah wasit memberi kartu kuning kedua kepada Andesi Prabowo. Situsi ini langsung dimanfaatkan oleh Mutiara Hitam untuk kembali menekan pertahanan The Young Guns.

Boaz Solossa berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat gol ketiga yang dicetaknya pada menit ke-81. Memanfaatkan bola muntah dari tendangan Alberto Goncalves yang membentur tiang, Boaz sukses merobek jala Pelita.

Skor imbang 3-3 bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini Persipura tampil sebagai juara turnamen HUT Persis Solo dengan koleksi 7 poin. Sedangkan posisi kedua ditempati oleh Pelita Jaya yang hanya mampu mengoleksi 5 poin.

Man City atas Wolves walaupun dengan 10 pemain

Bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-75, Manchester City mampu menjaga keunggulan sampai akhirnya menang 3-1 atas Wolverhampton Wanderers, pada pertandingan Premier League, di Stadion Etihad, Sabtu (29/10/2011).

City sebetulnya mengalami kesulitan sejak awal, akibat permainan defensif tim tamu dan performa kiper Wayne Hennessey. Namun, kesulitan itu terpecahkan, justru karena “bantuan” Hennesey, sehingga lebih dulu mencetak dua gol tanpa balas.

Gol pertama diciptakan Edin Dzeko pada menit ke-52. Gol bermula dari usaha Hennessey membuang bola, yang mengenai Sergio Aguero. Bola kemudian dikuasai Dzeko dan ditembakkan dengan akurat ke gawang yang tak terkawal.

City kemudian memperbesar keunggulan melalui gol Aleksandar Kolarov pada menit ke-67. Dari tengah kotak penalti, ia membobol gawang Wolves memanfaatkan bola muntah hasil tembakan David Silva yang diblok Hennessey.

Wolves kemudian memangkas selisih lewat gol Stephen Hunt dari titik putih pada menit ke-75. Penalti diberikan setelah wasit menilai Vincent Kompany melanggar Kevin Doyle. Atas pelanggaran itu juga, Kompany menerima kartu merah.

Namun, pada masa injury time, City memulihkan keunggulan dua gol, berkat gol Adam Johnson. Setelah menguasai umpan Yaya Toure di luar kotak penalti, ia melepaskan tembakan yang bersarang di sudut kanan bawah gawang Wolves.

Skor berakhir 3-1 untuk kemenangan Man City.

Robin van Persie mencetak hat-trick ke gawang Chelsea

Striker Robin van Persie mencetak hat-trick yang ikut menentukan keberhasilan Arsenal atas Chelsea, pada laga Premier League, di Stamford Bridge, Sabtu (29/10/2011).

Tampil menyerang sejak awal, Arsenal hampir membuka keunggulan di menit ke-12. Sayang, Gervinho kurang tenang dalam memanfaatkan umpan Theo Walcott. Walcott yang berhasil melewati Ashley Cole berhasil melepaskan umpan matang kepada Gervinho. Sayang eksekusi dari Gervinho masih melambung tinggi di atas mistar gawang Chelsea.

Sayang bagi Arsenal, Chelsea yang baru melakukan serangan berhasil membobol gawang mereka. Umpan silang dari Juan Mata disambut tandukan oleh Frank Lampard yang berada di dalam penalti Arsenal tanpa kawalan. Kiper Wojciech Szczesny tak bisa berbuat banyak untuk menghalau bola tandukan Lampard.

Chelsea punya peluang emas di menit ke-29. Umpan jauh dari Lampard sebenarnya mampu dikejar oleh Daniel Sturridge. Sayang, meski sudah lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan Szczesny, Sturridgde gagal membobol gawang Arsenal karena tendangannya masih melenceng jauh ke sisi kanan gawang Arsenal.

Tak pernah putus asa, Arsenal akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke-36. Gol ini berawal dari umpan terobosan Aaron Ramsey kepada Gervinho. Striker asal Pantai Gading bersikap cerdik dengan tidak langsung melepaskan tembakan ke gawang. Gervinho justru mengumpan kepada Van Persie yang dalam posisi yang lebih menguntungkan untuk mencetak gol.

Saat babak pertama hampir berakhir, Chelsea mampu mencuri gol lewat John Terry. Kapten Chelsea tersebut memenangi duel udara dengan Per Mertesacker saat Chelsea mendapat sepak pojok. Szczesny yang berusaha untuk memblok bola hanya bisa terdiam melihat bola menembus gawangnya untuk kedua kalinya. Skor 2-1 pun bertahan hingga jeda.

Arsenal langsung mengebrak di babak kedua. Hasilnya, Andre Santos mampu mencetak gol penyama kedudukan. Gol ini berawal dari kecermatan dari Alex Song dalam memberi umpan terobosan kepada Santos yang merangsek ke dalam kotak penalti Chelsea tanpa kawalan. Dengan tenang, bek asal Brasil ini menceploskan bola ke dalam gawang dengan tendangan kaki kirinya.

Tim tamu mampu berbalik unggul di menit ke-55. Aklerasi Walcott di sisi kanan diakhiri dengan eksekusi yang akurat. Cech yang coba menutup laju bola gagal menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Chelsea baru bisa membalas di menit ke-80. Bola hasil tendangan jarak jauh Mata tak mampu dihalau oleh Szczensy. Bola pun meluncur deras ke gawang Arsenal.

Di menit ke-84 Terry melakukan blunder dan berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Van Persie untuk mencetak gol keduanya sekaligus membawa Arsenal kembali unggul 4-3.

Van Persie makin membenamkan Chelsea setelah mencetak hat-trik di menit ke-92. Tendangan melengkang yang dilepaskan pemain asal Belanda tersebut salah diantisipasi oleh Cech. Gol ini menjadi gol kesepuluh Van Persie di ajang Premier League.

Saat wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir, skor 5-3 untuk Arsenal tetap bertahan.

MU menang atas Everton

Dalam pertandingan Premier League, di Goodison Park, Sabtu (29/10/2011), MU berhasil menang atas Everton.

Gol semata wayang diciptakan oleh Javier “Chicharito” Hernandez pada menit ke-19. Dari tengah kotak penalti, ia menyepak bola kiriman Patrice Evra masuk sudut kiri bawah gawang tuan rumah.

Sebenarnya pertandingan berlangsung cukup seimbang dan sengit. Masing-masing tim selalu berusaha melancarkan serangan setiap menguasai bola.

Sejumlah aksi saling ancam pun terjadi sejak awal. Pada empat menit pertama, misalnya, kedua kubu bergantian menciptakan peluang melalui Park Ji Sung dan Marouane Fellaini.

Setelah gol Chicharito, MU menciptakan peluang melalui Danny Welbeck dan Evra, yang semuanya kandas di tangan Howard. Everton membalas melalui Diniyar Bilyaletdinov dan Leon Osman, yang juga gagal membuahkan gol akibat aksi penyelamatan David De Gea. Skor 1-0 masih bertahan hingga turun minum.

Everton kemudian tampak lebih agresif di babak kedua. Namun, alur serangan mereka mudah patah di tengah jalan akibat kesalahan mengumpan maupun antisipasi pemain lawan.

Meski begitu, Everton sempat beberapa kali melepaskan tembakan. Di sisi lain, meski cukup kerepotan, MU berhasil mencuri kesempatan menyerang yang berujung peluang gol.

Pada menit ke-53, misalnya, Jack Rodwell melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah gawang MU, yang bisa dijinakkan De Gea. Sepuluh menit kemudian, giliran Danny Welbeck yang melihat tembakkanya dientahkan Howard.

Akhirnya skor 1-0 untuk MU tetap bertahan hingga pertandingan usai.

Persipura melibas Persela

Persipura Jayapura melibas Persela Lamongan, 7-0, pada laga SCTV Cup di Stadion Manahan, Solo, Kamis (27/10/2011) malam.

Pemain tim nasional yang memperkuat Persipura, Boaz Solossa, memborong empat gol masing- masing pada menit ke-20, 22, 56, dan 75. Tiga gol lainnya dicetak Yustinus yang mencetak gol pada menit ke-6, dan Zarahan Krangga pada menit ke-36 dan ke 51.

Sejak menit awal, Persipura bermain menyerang. Setelah terjadinya gol pertama, tampak para pemain Persipura bermain sangat ringan dan tanpa beban sehingga mereka berhasil mecetak banyak gol.

Pada pertengahan babak ke dua, pelatih Persipura Jayapura, Jecksen F Tiago memberi kesempatan kepada beberapa pemain cadangan untuk bermain namun Persela masih tidak bisa mencetak gol.

Hingga peluit panjang di bunyikan tanda pertandingan berakhir, skor berakhir 7-0 untuk kemenangan Persipura Jayapura.

Pelita Jaya tekuk Persisam

Bertanding di di Stadion Manahan, Solo, Pelita Jaya berhasil menekuk Persisam Samarinda di Turnamen HUT Persis Solo, Selasa, 27 Oktober 2011.

Pertandingan berjalan imbang sejak menit pertama. Di mana kedua tim bisa mengimbangi serangan tajam ke pertahanan lawan. Namun Pelita Jaya akhirnya bisa unggul lebih dulu di menit ketiga lewat sundulan Zhekov.

Gol ini bisa lahir setelah Zhekov mendapat umpan dari sisi kiri pertahanan Persisam. Bola dengan mudah disambut Zhekov dan bersarang di tengah jala tim Persisam.

Persisam bisa menyamakan kedudukan di menit 12 lewat serangan balik yang dibangun pemain barunya, Eka Ramdani. Eka berlari tanpa penjagaan menuju kotak penalti Persisam dan memberi umpan pada Lopicic di sisi kanan. Lewat tendangan first time, bola dilesakkan Lopicic ke jala Pelita dan menyamakan kedudukan 1-1.

Masuk menit 21, Persisam berpeluang menambah koleksi gol melalui kerjasama Jerry Boima Karpeh dan Cristian Gonzales. Namun, umpan Gonzales gagal dimanfaatkan Jerry setelah bola tendangannya masih bisa ditangkap kiper Pelita. Skor 1-1 sampai babak pertama berakhir.

Di babak kedua, Gonzales kembali mencoba peluangnya merobek jala Pelita di menit 50. Kali ini striker timnas Indonesia itu berusaha menyundul bola tepat di depan gawang Pelita. Namun, usaha ini digagalkan dua defender Pelita yang menghimpitnya.

Masuk menit 70, malah Pelita yang bisa menambah golnya lewat kaki Van Beukering. Gol terjadi setelah Van Beukering bisa menerima bola muntah hasil sepak pojok.

Pertandingan berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Pelita Jaya.

Timnas U23 tampil makin gemilang

Timnas U-23 Indonesia tampil gemilang pada pertandingan uji coba lawan Timor Leste di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (25/10/2011).

Suporter Indonesia tidak diperbolehkan masuk, namun Timnas U23 Indonesia tampil penuh semangat dan menyerang. Bahkan, pertandingan baru berjalan lima menit, Indonesia sudah unggul 1-0 berkat sundulan Abdurrahman, memantaatkan bola tendangan sudut.

Dua menit kemudian, penyerang Ferdinand Sinaga lolos dari jebakan offside. Dari sudut sempit dan jarak jauh, ia melepaskan tendangan yang tak mampu dihalau kiper Timor Leste sehingga merubah skor menjadi 2-0.

Serangan terus dilancarkan. Timor Leste pun mulai frustrasi dan melakukan pelanggaran keras kepada Oktavianus Maniani di kotak penalti pada menit ke-16. Wasit pun memberi hadiah tendangan penalti kepada Indonesia. Patrick Wanggai yang menjadi eksekutor, dengan baik menjebol gawang lawan, mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Serangan Indonesia semakin gencar dan pemain Timor Leste kembali melakukan pelanggaran di kotak terlarang pada menit ke-20 kepada Andik Vermansyah. Egi Melgiansyah yang giliran menjadi eksekutor, dengan mudah menundukkan kiper lawan dan Indonesia pun unggul 4-0.

Permainan menjadi semakin panas. Bahkan, tak lama kemudian sempat terjadi keributan antara Diego Michel dengan pemain Timor Leste. Beruntung, insiden ini bisa berakhir cepat dan pertandingan segera dilanjutkan.

Indonesia tetap mendominasi dan beberapa kali membuat peluang. Namun, penyelesaian yang lemah membuat peluang demi peluang terbuang percuma. Babak pertama pun berakhir 4-0 untuk Indonesia.

Memasuki babak kedua, Indonesia terus menekan. Namun, pertahanan Timor Leste semakin sulit dibongkar.

Baru pada menit ke-72, Indonesia berhasil menambah gol lewat Samsir Alam. Gol bermula dari umpan silang di sisi kiri pertahanan Timor oleh Yongky Ariwibowo. Bola gagal ditangkap kiper Timor, tapi hanya mengenai tiang gawang atas. Bola mantul langsung dilesakan oleh Samsir Alam dan skor berubah lagi menjadi 5-0.

Pertandingan berakhir denga skor 5-0 untuk kemenangan Indonesia.

Hasil imbang Barcelona

Barcelona gagal menundukkan tamunya, Sevilla, dalam lanjutan Liga BBVA, Sabtu atau Minggu (23/10/2011) dini hari WIB.

Kegagalan Barcelona memetik kemenangan tak lepas dari penampilan gemilang lini belakang Sevilla, terutama kiper Javi Varas. Barca dibuat frustrasi oleh Varas sejak menit-menit awal. Dari sektor kiri pertahanan Sevilla, Adriano melakukan penetrasi dan kemudian melepaskan umpan ke dalam kotak penalti. Andres Iniesta menyambut umpan tersebut dengan sepakan keras. Sayang, bola tembakannya masih berhasil diblok oleh Javi Varas.

Setelah itu, pertandingan berjalan sengit. Kedua tim bertukar serangan. Gawang Barcelona nyaris kebobolan oleh aksi Jesus Navas pada menit ke-20. Emiliano Armenteros melakukan penetrasi dan berhasil menembus kotak penalti Barca. Tak mendapatkan ruang tembak, Armenteros memberikan umpan pendek kepada Navas yang kemudian melepaskan tembakan keras. Beruntung, kiper Victor Valdes berhasil memblok bola tembakan Navas.

Penampilan Javi Varas di bawah mistar pun layak mendapatkan acungan jempol. Dia beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang. Pada menit ke-39, Varas melakukan respons yang baik saat menepis tembakan David Villa. Mereka bermain imbang tanpa gol hingga turun minum.

Varas kembali melanjutkan aksinya yang gemilang pada babak kedua saat melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola tembakan Iniesta pada menit ke-54.

Berselang empat menit kemudian, Iniesta kembali dibuat frustrasi oleh Varas. Dengan susah payah, Iniesta berhasil menembus kotak penalti Sevilla. Namun, tembakan yang dilepaskan oleh pemain asal Spanyol itu lagi-lagi berhasil dipatahkan Varas.

Pada masa injury time, Barca mendapatkan hadiah penalti setelah Iniesta dijatuhkan di kotak terlarang. Keputusan ini sempat mendapatkan protes dari pemain Sevilla. Bahkan Frederic Kanoute harus diganjar kartu merah karena terlibat keributan dengan Fabregas.

Varas benar-benar menjadi pahlawan Sevilla dan momok bagi Barca. Dia dengan baik memblok tendangan penalti Messi. Memanfaatkan injury time, Barca mencoba menekan. Tapi, penetrasi Pedro dihentikan Navarro. Wasit kembali memberi kartu merah kepada Navarro. Meski begitu, Sevilla akhirnya mampu mempertahankan skor 0-0 sampai pertandingan usai.

Ronaldo mencetak hat-trick

Real Madrid berhasil mengalahakan Malaga, Sabtu atau Minggu (23/10/2011) dini hari WIB. Kemenangan ini tak lepas dari penampilan gemilang Cristiano Ronaldo yang mencetak hat-trick.

Kemenangan Madrid diawali oleh gol Gonzalo Higuain saat laga baru berjalan sebelas menit. Gol tersebut tidak terlepas dari kejelian Angel Di Maria. Gelandang asal Argentina itu dengan skill luar biasa berhasil melewati dua pemain Malaga, sebelum mengirimkan umpan terobosan kepada Higuain. Lolos dari jebakan offside, Higuain dengan mudah menceploskan bola ke gawang Malaga.

Di Maria kembali menjadi aktor penting di balik terciptanya gol kedua Madrid pada menit ke-23. Dari sektor kiri pertahanan Malaga, ia melepaskan umpan silang yang berhasil ditanduk oleh Cristiano Ronaldo dan gol, 2-0.

Dua gol tersebut tampaknya membuat mental Malaga hancur. Lima menit kemudian, kiper Malaga, Ruben, dipaksa memungut bola di gawangnya sendiri setelah gagal mengantisipasi tembakan Ronaldo. Gol berawal dari umpan yang dilepaskan Xabi Alonso kepada Ronaldo. Pemain asal Portugal itu kemudian menggiring bola masuk ke kotak penalti dan berhasil menjejalkan bola ke tengah gawang.

Ronaldo semakin menggila. Dia akhirnya membuat hat-trick lewat gol yang dikemasnya pada menit ke-38. Bola dari sepak pojok disundul Sergio Ramos ke arah Ronaldo. Ronaldo kemudian memotong dengan tumitnya dan gol. Gol itu membuat Madrid menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0.

Selepas turun minum, Malaga langsung membombardir pertahanan Madrid. Madrid nyaris saja kebobolan jika tembakan Joaquin tidak membentur mistar pada menit ke-50.

Begitu mendapatkan bola kembali, Madrid melakukan serangan balik yang cepat. Kaka menggiring bola hingga pertahanan tim tamu dan kemudian melepaskan umpan terobosan kepada Higuain. Sayang, tembakan keras penyerang asal Argentina itu masih melebar.

Malaga terlihat tampil lebih baik di babak kedua. Mereka memeragakan permainan cepat dan rajin membuat ancaman berbahaya. Namun tetap saja tidak membuahkan hasil karena Malaga gagal mengkonversi peluang-peluang yang ada menjadi gol. Alhasil, Malaga harus menerima kekalahan 0-4.

2 kartu merah untuk pemain Chelsea

Chelsea harus pulang dengan tangan hampa dalam kunjungannya ke markas Queens Park Rangers, Loftus Road, Minggu (23/10/2011)

QPR mendapat hadiah penalti pada menit kesembilan usai Helguson dilanggar David Luiz di area terlarang. Helguson sendiri yang maju sebagai eksekutor dan dia tanpa kesulitan menaklukkan Petr Cech.

Chelsea makin tertekan setelah mereka kehilangan Jose Bosingwa pada menit ke-33. Bek asal Portugal itu diusir wasit karena menjatuhkan Shaun Wright-Phillips di depan kotak penalti.

Semenit berikutnya, QPR mengancam gawang Chelsea. Namun, tendangan bebas Adel Taarabt masih bisa diamankan Cech.

Pada menit ke-39, percobaan Raul Meireles belum membuahkan hasil. Tembakannya dari luar kotak penalti tak menemui sasaran.

Chelsea kembali kehilangan pemain pada menit ke-41. Kali ini, Didier Drogba dikartu merah karena menekel Taarabt dengan dua kaki. Hingga turun minum, skor sementara QPR unggul 1-0.

Chelsea nyaris menyamakan kedudukan pada awal babak kedua. Sial buat Frank Lampard, sundulannya meneruskan umpan Nicolas Anelka masih melebar setelah sempat membentur bek lawan.

Luke Young berpeluang menambah gol QPR pada menit ke-54. Mendapat ruang tembak di dalam kotak penalti, sepakannya ke tiang jauh masih melebar.

Chelsea sempat meminta penalti saat Lampard dihambat Fitz Hall saat hendak mengejar umpan silang Ashley Cole pada menit ke-67. Namun, wasit Chris Foy tak mengabulkannya.

Lima menit kemudian, klaim penalti kembali diajukan The Blues saat Luiz ditahan Helguson hingga terjatuh saat hendak menyambut sebuah sepak pojok. Lagi-lagi, Foy mengabaikannya.

Helguson punya kans mencetak gol kedua pada menit ke-77. Memanfaatkan tendangan bebas Joey Barton, sontekannya dari jarak dekat melambung.

Peluang terbaik Chelsea hadir pada menit ke-80. Umpan silang Branislav Ivanovic disundul dengan sempurna oleh Anelka. Namun, arah bola masih tepat ke pelukan kiper Paddy Kenny.

Skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan QPR hingga peluit tanda pertandingan usai di bunyikan.